Portal Berita Online

SIAK--Kebijakan pengendalian pembelian BBM subsidi berbasis XStar dan skema sub-penyalur memicu dampak serius bagi warga di pelosok Kabupaten Siak. Meski stok BBM secara umum masih aman, distribusi di lapangan justru tersendat dan menyulitkan masyarakat di wilayah terpencil.
Bupati Siak Afni Zulkifli menegaskan persoalan utama bukan pada ketersediaan, melainkan rantai distribusi yang terputus setelah pelansir, yang selama ini menjadi jalur BBM ke kampung-kampung, tidak lagi diperbolehkan membeli BBM subsidi.
“Stok aman, tapi distribusi terganggu. Di kampung-kampung, warga justru kesulitan karena pelansir tidak bisa lagi beroperasi,” ujarnya usai rapat Forkopimda.
Situasi ini membuat lebih dari 50 kampung terdampak. Jarak SPBU yang mencapai puluhan kilometer hingga akses perahu berjam-jam membuat warga kian terisolasi dari pasokan BBM. Akibatnya, aktivitas ekonomi lumpuh. Petani terancam gagal panen, transportasi terganggu, hingga anak sekolah kesulitan berangkat.
Di beberapa SPBU, kondisi bahkan sempat memanas akibat antrean panjang dan keterbatasan pasokan di titik distribusi.
Dalam rapat yang turut melibatkan unsur Forkopimda dan perwakilan BPH Migas secara daring, belum ditemukan solusi konkret. Pemerintah pusat tetap berpegang pada aturan distribusi berbasis sistem digital dan sub-penyalur resmi.
Namun, Pemkab Siak menilai pendekatan tersebut belum sepenuhnya cocok dengan kondisi geografis daerah. Afni pun mendorong adanya relaksasi kebijakan sementara, termasuk kemungkinan pemberian kewenangan kepada kepala daerah untuk mengatur distribusi melalui pelansir dengan pengawasan ketat.
“Kami butuh solusi cepat karena ini menyangkut hajat hidup masyarakat banyak di pelosok,” tegasnya.
Pemkab Siak juga telah berkoordinasi dengan DPR RI Komisi XII untuk membawa persoalan ini ke tingkat nasional, agar kebijakan distribusi BBM subsidi bisa lebih adaptif terhadap kondisi daerah terpencil.
Jika tidak segera ada penyesuaian, pemerintah daerah khawatir dampak sosial dan ekonomi akan semakin meluas di wilayah pedalaman Siak. [rr/mcr]